Berikut adalah cara memperbaiki printer bergaris (hasil cetak tidak mulus, ada garis putih atau warna putus-putus):
1. Cek Tinta atau Toner
Pastikan tinta tidak habis (untuk inkjet) atau toner tidak menipis (untuk laserjet).
Goyangkan toner perlahan jika pakai laser printer, agar serbuk merata.
Pastikan cartridge terpasang dengan benar dan tidak bocor.
2. Cleaning Nozzle (Head Cleaning)
Untuk printer inkjet (Canon, Epson, HP, Brother):
a. Lewat Komputer:
Masuk ke Control Panel > Devices and Printers.
Klik kanan printer > Printing Preferences.
Pilih tab “Maintenance” atau “Services”.
Klik Head Cleaning / Nozzle Cleaning.
Setelah selesai, lakukan Nozzle Check.
b. Lewat Printer (jika ada tombol LCD):
Masuk menu > Maintenance > Cleaning / Deep Cleaning.
⚠️ Lakukan maksimal 2–3 kali cleaning. Terlalu sering bisa membuang tinta secara berlebihan.
3. Print Alignment
Pilih menu “Print Head Alignment” (di software printer atau panel printer).
Ikuti instruksi untuk menyelaraskan kepala cetak.
Ini membantu jika garis disebabkan oleh kepala cetak tidak sejajar.
4. Cek & Bersihkan Head Secara Manual
Jika printer masih bergaris:
a. Lepas cartridge tinta.
b. Bersihkan bagian bawah cartridge dan head dengan tisu yang dibasahi alkohol isopropil 70%.
c. Hindari menyentuh chip atau lubang tinta langsung dengan tangan.
Untuk printer Epson: bisa gunakan head cleaning kit atau suntik cairan pembersih ke selang head (hanya jika Anda familiar).
5. Update atau Reinstall Driver
Kadang driver printer yang error bisa menyebabkan cetakan abnormal:
Unduh driver resmi dari situs produsen printer.
Reinstall printer dari sistem Anda.
6. Gunakan Kertas Berkualitas
Kertas yang lembap, terlalu tipis, atau berdebu bisa memicu cetakan bergaris.
Simpan kertas di tempat kering.
7. Ganti Cartridge atau Head (Jika Perlu)
Jika cartridge bocor, mampet total, atau head rusak permanen, Anda mungkin perlu ganti bagian tersebut.
Printer ink tank (seperti Epson L-series) bisa mengalami buntu permanen jika terlalu lama tidak dipakai.
Kesimpulan:
Printer bergaris bisa disebabkan oleh tinta habis, nozzle mampet, head tidak sejajar, atau masalah hardware. Mulailah dari pembersihan software (head cleaning), lanjut ke pembersihan manual jika perlu. Jika tidak berhasil, pertimbangkan servis profesional.
